Training Penyusunan IT Master Plan
IT Management

Training Penyusunan IT Master Plan

IT Master Plan adalah cetak biru yang menerjemahkan strategi perusahaan menjadi rencana implementasi teknologi sistem informasi. Sebelum membangun infrastruktur IT, maka perlu dibuat terlebih dahulu IT Master Plan.  IT Master Plan dibuat berdasarkan strategi dan proses bisnis perusahaan. Melalui pemahaman terhadap arsitektur bisnis organisasi maka disusunlah IT Master Plan atau cetak biru yang kemudian menjadi landasan pembuatan infrastruktur IT.

Training COBIT 5 Awareness – Training COBIT 5 Awareness – Training COBIT 5 Awareness 

IT Master Plan adalah cetak biru yang menerjemahkan strategi perusahaan menjadi rencana implementasi teknologi sistem informasi. Sebelum membangun infrastruktur IT, maka perlu dibuat terlebih dahulu IT Master Plan. IT Master Plan disusun berdasarkan strategi dan proses bisnis perusahaan. Melalui pemahaman terhadap arsitektur bisnis organisasi dan trend mutakhir teknologi informasi maka disusunlah IT Master Plan atau cetak biru yang kemudian menjadi landasan pembuatan infrastruktur teknologi informasi suatu organisasi.

Para pengambil keputusan diharuskan mampu merumuskan hal-hal strategis berkaitan dengan infrastruktur ICT, menurut Pearlson (2004), yang perlu dilakukan adalah, pertama menerjemahkan strategi ke dalam arsitektur dan, kedua, menerjemahkan arsitektur dalam bentuk IT Master Plan ke dalam infrastruktur. Ada beberapa framework arsitektur IT atau IT Master Plan yang dapat digunakan. Secara umum framework tsb menekankan pada kebutuhan untuk mempertimbangkan strategi bisnis ketika mendefinisikan blok bangunan IT dari organisasi yang bersangkutan.

Dalam Training Teknik Penyusunan IT Master Plan ini, kami menekankan pada kemampuan teknis  dalam menyusun dan mengembangkan IT Master Plan  dengan menggunakan tujuh tahapan metodologis dalam menyusun IT Master Plan.

Hal Utama dalam Perencanaan IT Master Plan

  1. Strategi Bisnis. Strategi bisnis perusahaan yang mencakup visi, misi dan tujuan bisnis perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang. IT Strategy, Strategi perencanaan arisitektur dan infrastruktur perusahaan.
  2. Teknologi Informasi. Mengetahui dan mengikuti perkembangan Teknologi Informasi. Karena perkembangan dunia ITyang pesat harus diimbangi dengan kecepatan didalam antisipasi dan reaksinya.

Pendekatan Enterprise architecture (Arsitektur enterprise), yang digunakan untuk logika pengaturan dan perencanaan untuk seluruh organisasi, bertujuan menentukan bagaimana teknologi informasi akan mendukung proses bisnis. Cara ini diawali dengan mengidentifikasi proses inti perusahaan dan bagaimana mereka akan bekerja sama, bagaimana sistem TI akan mendukung proses bisnis, kemampuan teknis standar dan kegiatan untuk semua bagian dari perusahaan, dan pedoman untuk membuat pilihan.

Keuntungan Mengikuti Training Penyusunan IT Master Plan

  1. Training ini dilaksanakan dengan mengacu kepada framework atau kerangka kerja untuk penyusunan IT Master Plan, antara lain : SITAP, TOGAF, dan COBIT.
  2. Dalam training ini diharapkan peserta setelah selesai mengikuti mampu menyusun IT Master Plan hingga sampai level teknis penulisannya. Bukan sekedar teori yang mengawang-awang tapi langsung ke cara bagaimana menuliskannya.
  3. Proses pelatihannya akan lebih banyak proses penugasan (assignment) baik di kelas maupun yang sifatnya homework sehingga peserta menjadi lebih paham dan memiliki skill untuk menyusun IT Master Plan.
  4. Telah disediakan model diagram dan template yang memudahkan proses penyusunan IT Master Plan sehingga peserta training bisa secara terstruktur dan sistematis dalam menyusunnya.
  5. Penyelenggara training (NetCampus) telah memiliki sertifikasi ISO9001:2015 untuk penyelenggaraan training dan sertifikasi sehingga terjamin kualitas pelayanan training dan sertifikasinya.

Siapa Saja yang Perlu Mengikuti Training Ini?

  • Chief Architects
  • Directors /Head of LOB (Line of Business)
  • Business/System Analysts
  • IT/Software/Infrastructure/Information/Business Architects
  • Software Developers/Engineers
  • Senior Programmers/Analysts
  • IT / Project Managers

Prinsip Perencanaan IT Master Plan

  1. Kemudahan penggunaan, artinya Arsitektur IT yang diwujudkan dalam bentuk IT Master Plan akan meningkatkan kemudahan penggunaan dalam membangun dan mendukung arsitektur dan solusi berbasis pada arsitektur teknologi informasi berbasis kebutuhan bisnis organisasi.
  2. Satu titik pandang, dengan adanya Arsitektur TI akan memungkinkan secara konsisten, suatu pandangan atau perspektif yang terintegrasi dari aspek bisnis maupun teknologi informasi. Keduanya menjadi terkait dan align satu sama lainnya.
  3. Beli daripada membangun, dalam pengadaan aplikasi, komponen sistem, dan kerangka kerja yang memungkinkan akan dibeli kecuali ada alasan kompetitif untuk mengembangkan mereka secara internal. Karena membangun atau mengembangkan sendiri aplikasi, komponen sistem, dsb lebih mahal dibandingkan membeli layanan dan komponen software / infrastruktur yang sudah tersedia di pasar. Dengan demikian kita bisa menghemat biaya.
  4. Kecepatan dan kualitas, dalam memutuskan arsitektur, akan dibuat dengan penekanan pada mempercepat waktu untuk memasarkan solusi, sementara tetap mempertahankan tingkat kualitas yang diperlukan.
  5. Fleksibilitas dan kelincahan, sebuah Arsitektur TI akan menggabungkan fleksibilitas untuk mendukung perubahan kebutuhan bisnis dan memungkinkan evolusi arsitektur dan solusi yang dibangun di atasnya.

Metodologi Perencanaan IT Master Plan

  1. Memahami lingkungan enterprise. Pemahaman terhadap lingkungan enterprise / organisasi adalah langkah awal dalam menyusun perencanaan arsitektur IT untuk cetak biru IT atau IT Master Plan. Pertanyaan seperti akan menjadi apa? Bagaimana bisa terus eksis? Segala hal yang berkaitan dengan visi, misi,  value perusahaan, produk, layanan, segmentasi market dsb menjadi hal penting yang menjadi batu penjuru penyusunan arsitektur IT.
  2. Mendefinisikan persyaratan bisnis. Hal-hal yang berkaitan dengan trend industri, core principles, rantai proses, tujuan bisnis organisasi, issu dan masalah, peluang, benchmarking, best practices, cost benefit analysis dsb harus didefinsikan dengan akurat sebagai modal penting perencanaan arsitektur IT.
  3. Menentukan target kapabilitas IT. Penyusunan peta kapabilitas yang dibutuhkan, target kapabilitas yang ingin dicapai, trend global, dan sebagainya menjadi penting di susun sebagai tujuan atau hasil dari pengembangan dan implementasi arsitektur IT.
  4. Mengevaluasi kinerja IT saat ini. Menilai secara objectif kinerja IT yang ada saat ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
  5. Melaksanakan analisis gap / kesenjangan. Melaksanaan analisis gap atau kesenjagnan antara target kapabilitas IT yang telah disusun dengan kondisi kinerja yang ada saat ini.
  6. Mengembangkan inisiatif strategi IT dan implementasi roadmap. Menysun dan mengembangkan inisiatif proyek yang dibuat dalam kerangka roadmap yang sistematis untuk mencapi target kapabilitas IT.
  7. Mengkomunikasikan dan mengelola portofolio proyek IT.  Melaksanakan proses komunikasi kepada para stakeholder agar mendapatkan dukungan dalam mengimplementasikan roadmap. Secara khusus pada saat mengelola proyek-proyek IT untuk mengcapai target kapalitas IT.

Trainer yang Mengajar

Pengajar training adalah Abdulloh, S.Si, M.Si, CEH, DWDCS, SITAP, COBIT. Beliau mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia pada Jurusan Fisika (S1) dan Jurusan Teknologi Biomedis (S2). Memiliki sertifikasi internasional CEH (Certified Ethical Hacker), DWDCS (Datwyler Data Center Specialist), SITAP (Strategic IT Architecture Planning), dan COBIT (Control Objective for Information and Related Technology). Saat ini berprofesi sebagai IT Management Consultant di PT NetSolution dengan bidang spesialisasi : Sistem Manajemen Keamanan Informasi, Tata Kelola dan Manajemen Teknologi Informasi, dan IT Master Plan.

Silabus dan Kurikulum

  1. Pemahaman terhadap lingkungan organisasi bisnis, antara lain : visi dan misi, value, produk dan layanan, segmentasi pasar, tipe customer, profil kompetitor, list supplier, lanskap industri, pengaruh dari luar, pengaruh dari dalam, model bisnis.
  2. Mendefinisikan kebutuhan bisnis, antara lain : trend industri, prinsip inti, rantai proses, tujuan, issu dan problem, peluang, benchmarking, best practices, analisis biaya-keuntungan, dan value preposition.
  3. Menentukan target kapabilitas teknologi informasi, antara lain : Pemetaan terhadap kapabilitas yang dibutuhkan, trend teknologi global, standar dan prinsip, sistem portofolio, arsitektur bisnis, arsitektur aplikasi inti, arsitektur informasi, arsitektur teknologi, arsitektur SDM, dan arsitektur tata kelola.
  4. Asessmen kondisi eksisting, antara lain : arsitektur sistem, portofolio aplikasi, infrastruktur jaringan, arsitektur data dan informasi, development status, manajemen supplier, SDM dan struktur, model tata kelola, analisis kinerja, audit/review.
  5. Melakukan analisis kesenjangan, antara lain : kesenjangan sistem bisnis, pemetaan sumberdaya sistem, kesejangan aplikasi, kesejangan sistem database, kesejangan jaringan komputer, kesenjangan struktur dan SDM, kesenjangan kebijakan dan tata kelola, matrik analisis kesenjangan, strategi pengadaan dan pengembangan, strategi penugasan.
  6. Pengembangan proyek strategis dan roadmap, antara lain : pemetaan sumberdaya dan sistem bisnis, inisiatif pengembangan aplikasi, inisiatif peningkatan kemampuan database, inisiatif peningkatan jaringan komputer, inisiatif pengelolaan SDM, inisiatif peningkatan tata kelola, pengelompokan progam dan proyek, project charter, definisi project, penyusunan roadmap.
  7. Komunikasi dan tata kelola portofolio proyek, antara lain : struktur gugus tugas, peran dan tanggungjawab, target audiens, pesan inti, tujuan marketing, material dan konten, tools dan teknik, jadwal kampanye dan penugasan, project balance score card, integrasi eksekusi manajemen proyek dalam satu framework.

Informasi Pendaftaran dan Pelatihan

Bagi Anda yang tertarik untuk mengikuti Training Teknis Penyusunan IT Master Plan, silahkan hubungi tim sales kami di : Telp/WA 0811-8888657 atau Call Center : 021-8095888.

Peta Lokasi NetCampus

pp3.jpg

Jangan ragu untuk training di sini.. pengajar sangat profesional, ramah, asik, sabar.. dan yang pasti harga pas di kantong.

Yomi Andrizal
pp1.jpg

Training di Netcampus membantu ane memahami lebih jauh lagi dunia networking, dengan instruktur yang handal dalam mengajar dan fasilitas yang lengkap membuat proses belajar berjalan dengan lancar dan mudah dipahami, sampai akhirnya ane berhasil mendapatkan sertifikat CCNA dan ilmu yang bermanfaat buat ane bekerja, thanks Netcampus.

Nidi Permadi
krisna.jpg

NetCampus sistem belajarnya itu asik tapi tetap serius. asik karena pengajarnya itu profesional dan komunikatif banget, fokus itu karena suasanya tempat belajar pun nyaman dan sarana belajar pun lengkap. Disini kita bisa tuker2 info, soal, praktek dan bahas soal soal yang susah.

Krisna Murti Wibisono
×
Halo, ada yang bisa kami bantu? Jangan sungkan untuk menanyakan informasi jadwal dan pendaftaran training kepada kami 😊