FAQ : Cisco Networking Academy Program

Apa yang dimaksud dengan Cisco Networking Academi Program (CNAP) ?

CNAP adalah program pelatihan jaringan komputer yang dikembangkan oleh Cisco System bekerja sama dengan institusi pendidikan formal yang ada di seluruh dunia.

Cisco System itu sebenarnya perusahaan apa sih ?

Cisco System adalah perusahaan perangkat keras jaringan komputer (seperti : router, switch, dsb) yang berkantor pusat di San Jose, California, Amerika Serikat. Seperti juga Microsoft yang menjadi pemimpin besar pasar dunia di sektor software, Cisco System juga pemimpin pasar dunia di bidang perangkat keras jaringan komputer. Sebagai gambaran Cisco System saat ini telah beroperasi di 100 negara di seluruh dunia.

Buat apa Cisco System mengembangkan Cisco Networking Academy Program?

Cisco System sebagai produsen terbesar perangkat keras jaringan komputer sangat berkepentingan terhadap ketersediaan sumber daya manusia sebagai tenaga ahli yang mampu merancang, membuat, dan merawat jaringan komputer baik LAN (Local Area Networking) / WAN (Wide Area Networking) khususnya yang berbasiskan pada perangkat jaringan berbasis produk-produk Cisco System.  Mereka yang selesai mengikuti training CNAP diharapkan mampu mengisi kebutuhan network engineer yang memiliki pengetahuan dan keahlian jaringan komputer dengan sertifikasi internasional dari Cisco System.

Kapan program CNAP dimulai dan bagaimana perkembangannya sekarang ?

CNAP merupakan program pelatihan jaringan komputer dengan konsep e-learning yang diluncurkan oleh Cisco System pada tahun 1993 bekerjasama dengan institusi pendidikan seperti sekolah lanjutan atas (high school), college, dan beberapa akademi yang ada di Amerika Serikat dan terintegrasi secara global via internet.  Saat ini CNAP telah beroperasi di lebih dari 15o negara di dunia. CNAP juga telah mendapatkan rekomendasi dari salah satu badan PBB yakini UNDP (United Nation Development Program) sebagai bagian dari program revolusi teknologi bagi negara-negara berkembang.

Apa tujuan pembelajaran CNAP dan bagaimana mengenai sertifikasi kelulusannya?

CNAP merupakan program training terpadu selama 4 semester (semester disini adalah istilah untuk tahapan dalam proses pembelajaran).  Titik berat program belajar ada tiga hal yaitu mendesain, membangun, dan merawat jaringan komputer (LAN/WAN).

Pada setiap pergantian chapter dan semester dilaksanakan exam secara on-line dan di akhir semester bila lulus ujian, siswa akan menerima sertifikat CNAP (CCNA 1 – 4) dari Cisco System. Di akhir masa pelatihan siswa juga akan mengikuti ujian on-line guna mendapatkan sertifikasi Internasional Cisco Certified Network Associate (CCNA) yang dikeluarkan oleh Cisco System bekerjasama dengan VUE Authorized Test Center.

Kalau belajarnya secara on-line berarti menggunakan bahasa Inggris dong ?

Memang training materials (materi trainng) CNAP semuanya dalam bahasa Inggris (contoh : isi dari situs e-learning CNAP). Oleh karena itu, disyaratkan bahwa calon siswa CNAP menguasai bahasa Inggris namun tidak harus secara aktif, yang penting menguasai kemampuan dalam reading (membaca) dan listening (mendengarkan) yang mencukupi sehingga mampu mengikuti uraian pelajaran selama on-line ketika berinternet atau off-line bila mengakses melalui intranet.

Bukan berarti pula proses pengajaran hanya bergantung pada saat Anda browsing secara on-line atau off-line melalui website cisco.netacad.net. Proses pengajaran tetap mengedepankan presentasi dan tatap muka dengan instruktur yang dilaksanakan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Anda dapat bertanya pada instruktur bila ada sesuatu yang kurang dipahami dalam bahasa indonesia. Untuk kegiatan praktek jaringan, panduan dan bimbingan oleh instruktur juga disampaikan dalam bahasa Indonesia.

Apa sih yang kita pelajari ketika mengikuti program CNAP?

Training CNAP bertujuan agar peserta dapat mendesain, membangun, dan merawat jaringan komputer (LAN/WAN). Secara khusus peserta akan mempelajari :

  • Semester 1, peserta mempelajari konsep dasar mengenai jaringan komputer seperti Cabling, OSI layer, TCP-IP, Subnetting, Jaringan LAN, dan dasar-dasar routing.
  • Semester 2, peserta mempelajari konsep dasar Protokol Routing, pengenalan router, protokol routing dinamik, RIP, Routing table, EIGRP, OSPF, Distance Vector Routing Protocol, dsb.
  • Semester 3, peserta mempelajari LAN Switching dan Wireles seperti : LAN Desain, konfigurasi switch, VLAN, dan Wireless.
  • Semester 4, peserta mempelajari Teknologi dalam mengakses WAN. Seperti : PPP, Frame Relay, Network troubleshooting.

Apa perbedaan antara program CNAP dengan training Cisco Certified lainnya seperti CCNA Fast Track?

Pada dasarnya program CNAP atau CCNA Fast Track memiliki tujuan sama yakni membekali peserta training dengan kemampuan merencanakan, membangun, dan merawat jaringan komputer LAN / WAN. Perbedaannya Training CNAP adalah program training yang difasilitasi langsung oleh Cisco System dalam bentuk pengadaan silabus training, material training, website e-learning, sertifikasi, serta training untuk instruktur CNAP. Selain itu, karena luas dan dalamnya materi training CNAP serta asumsi peserta training sebagai seorang pemula di bidang jaringan komputer maka waktu pengajaran menjadi panjang.

Sedangkan CCNA Fast Track atau Program training singkat CCNA lainnya, pada dasarnya bertujuan mempersiapkan peserta training untuk mengikuti ujian CCNA. Peserta training dianggap sebelumnya telah memahami teknologi jaringan komputer dan sudah familiar dengan perangkat jaringan Cisco System. Akibatnya training didesain dengan waktu yang singkat dibandingkan program CNAP, namun tetap dengan tujuan yang sama, yaitu meraih sertifikat CCNA.

Sebenarnya ada berapa jenis sertifikasi dan ujian yang nantinya harus diikuti oleh peserta training CNAP? Apakah training CNAP sudah termasuk dengan ujian sertifikasi internasional?

Di dalam training CNAP terdapat 2 jenis ujian yaitu ujian per-chapter (ujian evaluasi di akhir bab pembahasan) dan ujian final semester di setiap semester. Ujian sertifikasi internasional CCNA tidak termasuk dalam paket Program Training CNAP. Ujian per-chapter tujuannya untuk mengevaluasi daya serap siswa terhadap materi training. Nilai pada ujian jenis ini tidak mempengaruhi lulus tidaknya seorang siswa. Namun ujian ini wajib diambil sebagai syarat mengikuti ujian final per-semester.

Ujian final per-semester sangat mempengaruhi proses belajar-mengajar dari peserta training yang bersangkutan. Bila gagal dalam mengikuti ujian ini, siswa tidak bisa melanjutkan ke semester berikutnya dan juga tidak akan menerima sertifikat CNAP untuk semester tsb. Kegagalan ini juga berakibat pada program voucher (diskon ujian sertifikasi CCNA) sehingga mereka yang gagal mencapai nilai tertentu di saat ujian final semester tidak akan bisa mendapatkannya. Bila peserta training berhasil lulus ujian final semester 1 sampai 4, maka ybs akan memperoleh sertifikat CCNA 1 – 4 dan sertifikat dari local academy (bila diminta).

Ujian sertifikasi internasional CCNA adalah ujian sertifikasi yang difasilitasi oleh Cisco System bekerjasama dengan VUE Authorized Test Center. Semua orang dapat mengikuti ujian sertifikasi tanpa perlu mengikuti training CNAP atau training Cisco Certified lainnya. Cukup mendaftar pada salah satu Testing Center yang merupakan VUE Autorizhed Test Center dan membayar biaya ujian seseorang dapat mengikuti ujian ini. Jadi ujian sertifikasi CCNA tidak termasuk dalam paket training CNAP. Mereka yang selesai mengikuti Training CNAP masih diharuskan mendaftar dan membayar untuk mengikuti ujian tsb.

Berapa biaya ujian sertfikasi CCNA? Apakah ada jaminan bahwa peserta training akan mendapatkan sertifikasi internasional CCNA?

Biaya ujian sertifikasi adalah U$ 295 dan harus dilunasi sebelum ujian dilaksanakan (minimal 2 hari sebelum pelaksanaan ujian).  Tidak ada pemberian jaminan kelulusan mereka yang mengikuti ujian ini.

Bolehkan ikut ujian sertifikasinya aja dan tidak mengikuti trainingnya?

Boleh. Siapa saja dapat mengikuti ujian sertifikasi CCNA tanpa perlu mengikuti training CNAP atau training Cisco lainnya. Tentu asal calon peserta ujian telah membayar biaya ujian sertifikasi.

Mengenai sertifikasi Cisco, sebernarnya ada berapa jenis sertifikasi Cisco ?

Cisco System mengeluarkan cukup banyak jenis sertifikasi. Namun yang paling dikenal saat ini ada 3 macam, yaitu : CCNA (Cisco Certified Network Associate), CCNP (Cisco Certified Network Professional), dan CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert).

CCNA adalah sertifikat yang ditujukan kepada mereka yang telah memiliki pengetahuan dan keahlian fundamental mengenai jaringan komputer LAN / WAN seperti merencanakan, membangun, dan merawat jaringan komputer yang berbasis perangkat Cisco System. Sedangkan CCNP adalah sertifikasi bagi para profesional Network Engineer yang memiliki kemampuan setingkat diatas mereka yang memiliki CCNA dengan tambahan kemampuan dalam menganalisa dan melakukan optimalisasi jaringan komputer berbasis perangkat Cisco.

Sedangkan CCIE adalah sertifikat yang ditujukan kepara mereka yang benar-benar memiliki pengetahuan dan kompetensi yang paling tinggi di bidang jaringan komputer atau dalam jenjang sertifikasi berada di atas CCNA dan CCNP. Mereka ini memiliki kemampuan dalam melakukan integrasi jaringan komputer dengan berbagai macam protokol, sistem, dan perangkat jaringan komputer.

Terus apa yang dapat saya lakukan dengan sertifikasi internasional CCNA saya, apakah ada jaminan kerja di bidang IT ?

Mereka yang telah mengantongi sertifikat Cisco Certified Network Assosiate (CCNA) akan memperoleh kemudahan dalam mencari kerja sebagai seorang Network Engineer. Karena saat ini ada kebutuhan yang sangat tinggi dari perusahaan IT di seluruh dunia, dibutuhkan sekitar 1,45 juta profesional untuk mengisi kekurangan SDM di bidang computer networking (International Data Corporation).

Cisco System juga menyediakan informasi peluang kerja di bidang jaringan komputer dan internet melalui kerjasamanya dengan jaringan internasional perusahaan-perusahaan IT di seluruh dunia, ini dapat dilihat di situs internet www.cisco.com. Bila anda masih ragu-ragu, silakan membaca pengalaman sukses para alumni program CNAP dengan membuka “succes story” di situs yang sama pula yakni www.cisco.com. Anda dapat juga dengan mudah menemukan beragam lowongan kerja untuk posisi sebagai Network Engineer di Situs Lowongan IT Indonesia seperti : http://www.jobitcom.com.

Bagaimana dengan waktu belajarnya dan berapa besar biaya pendaftarannya ?

Waktu belajar Anda dapat tentukan sendiri. Secara umum waktu belajar ditentukan oleh pilihan kelasnya. Kelas dibagi menjadi 3 jenis, yakni : Kelas reguler pagi dan siang (2 x seminggu), kelas reguler malam (2 x seminggu) dan kelas sabtu (full day – satu kali seminggu). Informasi lebih lanjut silahkan kontak ke : 021-47884163/68 atau datang langsung ke alamat : Jl. Sawo No. 19 Rawamangun, Jaktim.

***

Phone: Zilah: 0878-2925-4181 | Evie: 0857-1663-8814
Jl. Sawo No.19 Rawamangun 13220
DKI Jakarta, Indonesia